FAKTOR-FAKTOR KERUSAKAN DALAM BANGUNAN DAN CARA MERAWATNYA

       Semua orang pasti tidak ingin bangunan yang dijadikan tempat tinggalnya mengalami kerusakan dan semua penghuni rumah  mengharapkan tempat tingalnya selalu tampak indah dan awet dalam jangka waktu yang lama. Kerusakan yang terjadi merupakan penyebab dari berbagai faktor, mulai dari faktor alam, faktor bahan baku yang dipakai hingga faktor manusia itu sendiri. Imelda akmal, seorang penulis buku tentang arsitektur bangunan mengatakan bahwa salah satu penyebab utama kerusakan pada bangunan adalah adanya faktor umur bangunan dan hukum alam yang memang tidak bisa dihindari. Semakin bertambahnya usia bangunan maka daya tahan dan nilai keawetannya juga akan semakin berkurang. Hal tersebut bisa diatasi jika pemilik rumah rajin melakukan pengecekan dan perawatan pada bagian-bagian bangunan yang sudah terlihat bermasalah. Contohnya lantai di kamar mandi yang harus selalu bersih dari kotoran dan lumut yang sering muncul di tempat yang lembab. Selain itu, pengecekan tembok yang sudah mulai retak dan genteng yang sudah mulai mengalami kebocoran juga harus dilakukan minimal 3 tahun sekali. Selanjutnya faktor lain yang menyebabkan kerusakan pada bangunan adalah perencanaan pemasangan yang salah dari awal. Misalnya saja bisa salah dalam system perhitungan penggunaan pondasi, kolom dan struktur bangunan lainnya. Bisa juga karena kualias bahan yang dipakai masih dibawah standart SNI.

       Rendahnya kualitas bahan dapat menimbulkan dampak yang negatif dalam umur suatu bangunan dan juga mengakibatkan masalah yang lebih parah seperti robohnya bangunan. Jadi ketika sedang memilih bahan baku yang akan digunakan  sebaiknya konsultasikan dulu dengan orang yang sudah professional di bidangnya seperti kontraktor/aplikator, karena tidak semua harga mahal juga memiliki kualitas yang baik. Yang terpenting yaitu harus mengetahui fungsi dan jenis yang akan digunakan, misalnya dalam memilih rangka atap baja ringan harus benar-benar  memperhatikan dari segi ketebalan dan anti karatnya. Jangan sampai bahan yang dipilih tidak sesuai dengan standart SNI hingga merugikan diri sendiri. Faktor yang terakhir adalah faktor alam seperti bencana alam atau bencana yang disebabkan oleh peristiwa yang terjadi di luar nalar manusia seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus, longsor, kebakaran, dan sebagainya. Agar kejadian tersebut tidak menimbulkan efek yang merugikan tentu saja konstruksi bangunan harus dibuat dengan suatu sistem yang baik sehingga ketika terjadi  bencana alam maka bangunan bisa tetap berdiri kokoh, sekalipun ada kerusakan tidak  terlalu signifikan.  Kemudian system keamanan harus dilakukan dengan baik, misalnya memberi  tabung pemadam kebakaran di ruang-ruang tertentu misalnya di dapur.

 

 

Jual Baja Ringan IBI Truss

Sudah paham kan apa saja faktor-faktor yang menyebabkan bangunan rusak? Sudah paham juga kan cara mengatasinya bagaimana? Selain itu anda juga harus memilih bahan yang berkualitas seperti produk IBI Truss.  Baja ringan IBI Truss sudah pasti pilihan yang tepat untuk menjadi mitra anda, kami akan mensupport bisnis anda serta memenuhi kebutuhan proyek anda. Untuk kualitas sudah tidak perlu diragukan lagi, selain anti karat dan anti rayap juga memiliki bobot yang ringan, Baja ringan IBI Truss tersedia dalam berbagai jenis ketebalan dan ukuran sesuai kebutuhan atap anda. Ada kanalrengspandekgenteng metalgenteng metal pasir, metal stud, u runner , bondeck, hingga berbagai macam aksesoris yang medukung pembangunan seperti baut, dynabolt dan lainnya. Yuk belanja baja ringan IBI Truss di outlet-outlet resmi kami. Tersebar di beberapa kota di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 087854844507   ,   youtube  dan https://indoberkainvestama.com/.