Mengenal Lebih Dalam Metode Konstruksi Bottom Up Dan Top Down

Setiap proyek pembangunan pasti mempunyai sebuah metode pada konstruksi bangunannya. Metode konstruksi dibuat karena kita bisa mendapatkan biaya, kualitas, dan waktu pengerjaan konstruksi. Menggunakan metode konstruksi yang tepat, akan membantu dalam menyelesaikan pekerjaan suatu proyek konstruksi sehingga tidak melebihi dari target waktu yang sudah ditentukan. Selain itu, penggunaan metode konstruksi, tidak hanya untuk mengukur pada pekerjaan lapangan saja. Melainkan, metode konstruksi juga bisa melihat jenis proyek yang akan dikerjakan seperti pengerjaan bangunan gedung-gedung bertingkat. Di dalam bangunan gedung bertingkat, tidak hanya bangunan diatasnya saja yang perlu diperhatikan. Bangunan yang berada dibawahnya (basement) pun juga perlu mendapatkan perhatian.

Dalam proses pembangunan basement, pasti dilakukan penggalian. Proses penggalian tersebut, mempunyai metode yang digunakan. Metode konstruksi yang digunakan adalah metode konstruksi bottom up dan top down. Berikut adalah pembahasan mengenai metode konstruksi bottom up dan top down :

A. Metode Bottom Up.

Dalam pelaksanaannya, metode bottom up dimulai dari bawah kemudian ke atas. Metode konstruksi Bottom Up merupakan pekerjaan struktur yang pelaksanaan pekerjaannya dimulai setelah proses penggalian tanah selesai dilakukan. Setelah itu, proses pembuatan pondasi dan lantai basement mulai dikerjakan. Pada proses selanjutnya, pembangunan dilakukan ke atas menggunakan bantuan scaffolding. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan masing-masing dari metode konstruksi bottom up :

a. Kelebihan :

1. Sumber daya yang sudah terlatih cukup banyak dan memadai.

2. Peralatan yang digunakan sudah umum digunakan.

3. Tidak membutuhkan teknologi yang tinggi.

4. Biaya peralatannya relatif lebih murah.

5. Teknik pengendalian pelaksanaan konstruksi sudah dikuasai.

b. Kekurangan :

1. Menggunakan konstruksi sementara yang banyak.

2. Proses pembangunan membutuhkan waktu yang lebih panjang.

3. Pelaksanaannya tidak memungkinkan dengan super structural secara efisien.  

B. Metode Top Down.

Dalam pelaksanaannya, metode top down ini disebut sebagai cara membangun terbalik. Metode ini memulai pekerjaannya dari urutan atas ke urutan bawah hingga dilanjutkan lapis demi lapis sampai kedalaman yang diinginkan. Dimana dalam proses pengerjaannya, struktur basement dilaksanakan bersamaan dengan pekerjaan galian basement. Urutan penyelesaiannya dimulai dari balok dan pelat lantai dimulai dari atas ke bawah dan selama proses pelaksanaannya, struktur pelat dan balok tersebut didukung oleh tiang baja yang disebut dengan king post. King post sendiri merupakan bagian dari tiang pondasi yang berada pada posisi kolom basement. King post biasanya terbuat dari profil baja atau pipa baja.

Metode konstruksi top down, membutuhkan tingkat ketelitian dan keterampilan khusus dalam pelaksanaannya. Metode top down memerlukan pendetailan dalam tahapan pelaksanaannya. Proses pengerjaan dengan metode konstruksi top down bisa mempersingkat pelaksanaan pekerjaan hingga 20 %. Hal tersebut bisa terjadi karena pengerjaan struktur basement dan struktur atas dilakukan secara bersamaan. Namun, dari segi biaya, metode top down tergolong lebih mahal dikarenakan ada material tambahan yaitu king post. Metode ini sangat cocok digunakan pada bangunan konstruksi gedung tinggi.

Berikut adalah masing-masing kelebihan dan kekurangan dari metode konstruksi top down:

a. Kelebihan.

1. Proyek konstruksi dengan menggunakan metode top down relatif tidak mengganggu lingkungan.

2. Jadwal pelaksanaan proyek konstruksi bisa dipercepat.

3. Memungkinkan pekerjaan dapat dilakukan secara simultan (serentak).

4. Area lahan yang dibutuhkan untuk membuat proyek lebih luas.

5. Memperkecil resiko teknis.

6. Mutu dari dinding penahan tanah dapat dikontrol.  

b. Kekurangan.

1. Memerlukan peralatan berat khusus.

2. Memerlukan tingkat ketelitian dan ketepatan lebih.

3. Sumber daya manusia masih terbatas.

4. Memerlukan pengetahuan yang spesifik untuk dapat mengendalikan proyek

 

Jual Baja Ringan IBI Truss

       Butuh material rangka atap untuk pembangunan rumah ? Percayakan pada produk IBI Truss. IBI Truss siap mensupport kebutuhan baja ringan anda . Untuk kualitas sudah tidak perlu diragukan lagi, selain anti karat dan anti rayap juga memiliki bobot yang ringan, Baja ringan IBI Truss tersedia dalam berbagai jenis ketebalan dan ukuran sesuai kebutuhan atap anda. Ada kanalrengspandekgenteng metalgenteng metal pasir, metal stud, u runner , bondeck, hingga berbagai macam aksesoris yang medukung pembangunan seperti baut, dynabolt dan lainnya. Yuk belanja baja ringan IBI Truss di outlet-outlet resmi kami. Tersebar di beberapa kota di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 087854844507