Industri Konstruksi Beserta Jenis Dan Produknya

Membahas industri konstruksi memang tidak ada habisnya. Semakin hari, perkembangan disektor tersebut semakin meningkat. Tidak hanya di kota-kota besar saja, melainkan mulai merambah ke daerah pinggiran kota. Di Indonesia sendiri, industri konstruksi sedang menggeliat. Banyak sekali pembangunan gedung-gedung bertingkat hingga perumahan yang sedang dikerjakan. Selain pembangunan gedung, pembangunan infrastruktur juga gencar dilakukan oleh pemerintah. Saat ini industri konstruksi menjadi salah satu industri terbesar di dunia. Sektor tersebut dinilai mampu menjadikan suatu negara menjadi semakin maju.

Industri konstruksi mengambil peranan penting dalam kemajuan suatu negara karena salah satu bagian dari ekonomi. Sektor industri konstruksi dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi karena pengerjaannya melibatkan banyak sektor pekerjaan dan sumber daya manusia yang kompeten serta hasil dari industri konstruksi tersebut membuat ekonomi menjadi lebih stabil. Hal itu lah yang membuat sektor ini berkembang menjadi lebih pesat dari sektor lain. Sektor industri konstruksi pada dasarnya mempunyai kategori dasar sebagai berikut :

a. Konstruksi yang melibatkan alat berat.

Dalam kategori ini, yang termasuk melibatkan alat berat adalah konstruksi proyek pembangunan dengan skala besar, seperti pembangunan jembatan atau jalan.

b. Konstruksi umum

Yang masuk dalam kategori ini adalah pengerjaan yang berfokus pada pembangunan real estate, seperti hunian perumahan atau pembangunan apartemen.

c. Proyek konstruksi perdagangan khusus.

Dalam kategori ini, proyek yang mengerjakan pembangunan konstruksi yang melibatkan pembangunan barang-barang khusus seperti kayu, kelistrikan, dan lain-lain.

Seiring berkembangnya zaman, industri konstruksi tidak hanya berpatokan pada kategori dasar tersebut. Industri konstruksi terus mengalami inovasi-inovasi terbaru dalam proses pengerjaannya hingga mempunyai beberapa pembagian jenis konstruksi seperti berikut :

1. Konstruksi Gedung : jenis konstruksi yang pertama adalah konstruksi gedung. Umumnya, konstruksi jenis ini melibatkan campur tangan pihak profesional seperti arsitek untuk menciptakan sebuah gedung yang bernilai arsitektual. Hasil pekerjaan dari konstruksi jenis ini meliputi gedung-gedung pemerintahan, sekolah, apartemen, dan lain-lain.

2. Konstruksi Jalan : jenis pengerjaan konstruksi ini tidak bisa langung untuk dikerjakan begitu saja. Pengerjaan konstruksi jalan akan dikerjakan apabila ada permintaan dari suatu instansi pemerintahan terkait. Proses pengerjaan dari konstruksi ini sangatlah panjang meliputi, pengukuran, penggalian, pengerasan, dan pengurugan.

3. Konstruksi Bangunan Air : salah satu jenis konstruksi yang secara keseluruhan pembangunannya dibiayai oleh negara. Tetapi tak jarang pihak swasta juga turut andil dalam pembiayaan proyek ini. Konstruksi bangunan air biasa dibangun untuk dipergunakan oleh masyarakat umum secara bersama. Hasil dari konstruksi ini berupa waduk, bendungan, danau buatan, pemasangan pipa, dan lain sebagainya.

Dari ketiga jenis industri konstruksi tersebut, dihasilkan sebuah produk dari tiap-tiap sektor industri konstruksi. Produk yang dihasilkan meliputi gedung tempat tinggal, gedung bukan tempat tinggal, bangunan sipil, bangunan elektrik, pengerukan, instalasi gedung dan bangunan sipil. Produk industri konstruksi tersebut saat ini banyak digunakan oleh seluruh masyarakat luas.

Meskipun produk-produk yang dihasilkan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas, ternyata sektor industri konstruksi mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Apa saja kelebihan dan kekurangannya ? Simak penjelasannya dibawah ini :

1. Kelebihan :

a. Terbukanya kesempatan lapangan kerja baru dan berbagai pelatihan yang sesuai dengan bidang industri konstruksi.

b. Terdapat tuntutan untuk terus melakukan pekerjaan konstruksi, misalnya pembangunan perumahan dan bangunan-bangunan komersil lainnya.

c. Mempunyai tenaga kerja yang terampil dan kompeten dibidangnya.

d. Bahan baku yang dibutuhkan cukup tersedia.

2Kekurangan :  

a. Harga material dan alat-alat pendukungnya mahal sehingga membutuhkan anggaran biaya yang lebih besar dari sector industry lainnya.

b. Mempunyai sistem manajemen yang cenderung lebih kompleks dan sulit karena melibatkan berbagai sektor pendukung.

c. Terdapat adanya jarak antara proyek yang sedang berlangsung dengan bisnis yang sedang dilakukan

Dengan adanya kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh industri konstruksi, sektor tersebut akan terus melakukan inovasi-inovasi untuk menunjang kebutuhan masyarakat demi menunjang pertumbuhan ekonomi negara.

 

 

Jual Baja Ringan IBI Truss

       Butuh material rangka atap untuk pembangunan rumah ? Percayakan pada produk IBI Truss. IBI Truss siap mensupport kebutuhan baja ringan anda . Untuk kualitas sudah tidak perlu diragukan lagi, selain anti karat dan anti rayap juga memiliki bobot yang ringan, Baja ringan IBI Truss tersedia dalam berbagai jenis ketebalan dan ukuran sesuai kebutuhan atap anda. Ada kanalrengspandekgenteng metalgenteng metal pasir, metal stud, u runner , bondeck, hingga berbagai macam aksesoris yang medukung pembangunan seperti baut, dynabolt dan lainnya. Yuk belanja baja ringan IBI Truss di outlet-outlet resmi kami. Tersebar di beberapa kota di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 087854844507