Bagian-Bagian Konstruksi Bangunan Beserta Fungsinya

Di pembahasan sebelumnya mimin sudah membahas mengenai industri konstruksi dan produknya. Nah, di pembahasan artikel kali ini, mimin akan membahas mengenai salah satu hasil dari indsutri konstruksi yaitu Konstruksi Bangunan. Sebelum memulai membangun rumah atau bangunan lainnya, ada baiknya sahabat IBI harus memahami terlebih dahulu mengenai konstruksi dari sebuah bangunan tersebut karena konstruksi bangunan merupakan bagian inti terpenting atau tubuh dari sebuah bangunan. Sedangkan, bagian-bagian yang terdapat pada sebuah konstruksi bangunan adalah penyusun atau penyangga bangunan tersebut. Sebuah konstruksi bangunan mempunyai peranan penting, karena menentukan seberapa kokoh dan kuatnya bangunan tersebut berdiri dalam jangka waktu lama. Sehingga sangat diperlukan untuk secara berkala melakukan pengecekan pada bangunan.

Secara umum, konstruksi sebuah bangunan dibagi menjadi dua bagian, yaitu konstruksi bangunan bagian bawah dan konstruksi bangunan bagian atas. Masing-masing dari bagian tersebut mempunyai bagian penyusun atau penopangnya sendiri. Untuk lebih jelasnya, mari simak penjelasan dibawah ini ya sahabat IBI.

1. Konstruksi Bangunan Bagian Atas.

Konstruksi bagian atas terletak dibagian paling atas bangunan atau permukaan tanah yang paling jelas terlihat oleh pandangan kita. Konstruksi ini mempunyai fungsi untuk mendukung atau menopang bangunan. Konstruksi bagian atas terdiri dari :

a. Kolom : sebuah bagian yang mempunyai bentuk seperti batang yang berdiri secara vertical dibeberapa sisi bagian bangunan. Posisi kolom terletak dibagian atas sloof. Kolom mempunyai fungsi sebagai penyalur beban secara langsung ke pondasi dan juga sebagai penyangga utama beban.

b. Rangka atap : bagian dari konstruksi bagian atas ini berfungsi sebagai penopang dan penahan dari bagian atap, seperti reng, usuk, dan genteng supaya bangunan lebih kokoh dan stabil. Umumnya rangka atap terbuat dari material berbahan kayu atau baja ringan.

c. Dinding : bagian dari konstruksi bangunan bagian atas yang mempunyai bentuk dan cakupan cukup besar. Dinding berfungsi sebagai pembatas bangunan bagian luar dan dalam, pelindung sebuah bangunan, serta penyekat antar bangunan. Dinding dapat dibangun dengan berbagai macam bahan material seperti, kayu, beton, bambu atau material lainnya.

d. Ventilasi : salah satu bagian dari konstruksi bangunan yang mempunyai peranan penting untuk menjaga sirkulasi atau pertukaran udara didalam rumah supaya rumah yang dihuni menjadi nyaman dan tidak pengap. Contoh dari ventilasi ini adalah pintu, jendela, dan lubang ventilasi lainnya.

e. Balok latei : bagian konstruksi bangunan yang letaknya diatas pintu atau jendela. Fungsi dari balok latei adalah sebagai penahan beban bangunan supaya kusen tetap kuat dan tidak mengalami patah atau melengkung jika terjadi guncangan.

f. Atap : sebuah konstruksi bangunan bagian atas yang berfungsi sebagai pelindung dari cuaca hujan, panas, dan angina kencang. Selain itu atap juga mempunyai nilai estetika. Atap bangunan rumah biasanya menggunakan material genteng, seng, asbes, hingga kaca.

2. Konstruksi Bangunan Bagian Bawah.

Konstruksi bagian bawah terletak pada bagian bawah permukaan tanah. Konstruksi bagian ini mempunyai peranan yang penting sebagai penopang keseluruhan bangunan, sehingga konstruksi bagian bawah bangunan harus dibangun dengan tepat supaya bangunannya kuat dan stabil. Konstruksi bangunan bagian bawah terdiri dari :

a. Pondasi : bagian konstruksi bangunan yang terletak dibagian paling dasar bangunan dan menjadi penentu tingkat kekuatan dan kekokohan bangunan tersebut. Pondasi berfungsi sebagai penopang atau penyangga beban keseluruhan bangunan diatasnya. Maka dari itu, membangun pondasi harus dipikirkan secara matang dan tepat supaya bangunan bisa berdiri dengan kokoh. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membuat pondasi, yaitu pondasi harus ditempatkan dilahan yang tepat, pondasi harus dibangun didaerah yang tidak rawan longsor, pondasi harus dibangun di tanah yang tidak rentan terhadap penurunan. 

b. Sloof : sebuah jenis konstruksi bangunan bagian bawah yang terletak dan bertumpu tepat diatas pondasi dengan bentuk seperti balok yang mendatar. Balok sloof terbuat dari material berbahan beton bertulang besi. Fungsi dari sloof ini hampir mirip dengan pondasi yaitu menahan beban setiap stuktur bangunan dan mendistribusikan beban bangunan bagian atas pada pondasi secara merata supaya bangunan tetap berdiri kokoh.

Demikian penjelasan mengenai bagian-bagian inti dari konstruksi sebuah bangunan. Setiap bagian tersebut mempunyai fungsi dan peranannya masing-masing. Pastikan sahabat IBI memperhatikan dengan teliti dan cermat setiap ukuran dari bagian tersebut. Selain bagian-bagian inti tersebut sahabat IBI juga harus memperhatikan bagian-bagian lain supaya konstruksi bangunan bisa berdiri kokoh dalam jangka waktu yang lama.

 

 

Jual Baja Ringan IBI Truss

       Butuh material rangka atap untuk pembangunan rumah ? Percayakan pada produk IBI Truss. IBI Truss siap mensupport kebutuhan baja ringan anda . Untuk kualitas sudah tidak perlu diragukan lagi, selain anti karat dan anti rayap juga memiliki bobot yang ringan, Baja ringan IBI Truss tersedia dalam berbagai jenis ketebalan dan ukuran sesuai kebutuhan atap anda. Ada kanalrengspandekgenteng metalgenteng metal pasir, metal stud, u runner , bondeck, hingga berbagai macam aksesoris yang medukung pembangunan seperti baut, dynabolt dan lainnya. Yuk belanja baja ringan IBI Truss di outlet-outlet resmi kami. Tersebar di beberapa kota di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 087854844507