APA ITU DINDING PENAHAN TANAH ?

Pada artikel sebelumnya, mimin sudah bahas mengenai tips membangun rumah di kontur tanah miring. Di salah satu poin tersebut, terdapat tips untuk membangun dinding penahan tanah atau retaining wall. Dinding penahan tanah (retaining wall) adalah sebuah konstruksi dinding yang dibangun untuk menahan tanah pada struktur bangunan di lahan miring. Tujuan dari pembangunan dinding tersebut adalah untuk mencegah terjadinya bahaya kelongsoran atau pergeseran tanah lainnya. Dinding penahan tanah (retaining wall) tidak hanya ditemui di area tanah miring saja, tetapi juga bisa ditemukan di area tepi sungai atau pantai, basemant gedung, hingga under pass. Dengan banyaknya area yang mengaplikasikan dinding penahan tanah, apa saja sih fungsi dari dinding penahan tersebut ? Berikut adalah fungsinya :

1. Menahan dan mencegah tanah yang aktif dari bahaya kelongsoran (Active Lateral Force Soil)

2. Menahan dan mencegah runtuhnya tanah akibat tekanan air yang terlalu besar (Lateral Force Water)

3. Memotong pergerakan aliran air pada bagian tanah (Flow net cut off)

4. Untuk mengurangi dan menahan banjir pada bangunan yang berdiri di pinggiran atau tepian sungai.

5. Sebagai penyokong tanah di sekitar bangunan dan gedung

Berdasarkan fungsi-fungsi yang sudah disebutkan, dinding penahan tanah (retaining wall) mempunyai jenis dan kegunaannya masing-masing. Di bawah ini adalah penjelasannya :

1. Dinding penahan tanah gravitasi (Gravity Wall).

Dinding penahan jenis ini berfungsi untuk menahan tekanan dari tanah lateral yang terbuat dari meterial beton bertulang atau pasangan batu. Dinding penahan ini biasanya diaplikasikan di daerah bertebing yang berbentuk landai atau terjal serta di daerah timbunan tanah.

2. Dinding penahan tanah kantilever (Cantilever Retaining Wall)

Sebuah dinding penahan tanah yang berbentuk huruf T dan terbuat dari beton bertulang. Dinding penahan ini biasa diaplikasikan di daerah bertebing maupun daerah timbunan tanah. Dinding kantilever mempunyai prinsip kerja dengan memanfaatkan daya jepit pada struktur tubuh dinding.

3. Dinding penahan tanah diaphragm (Diaphragm wall)

Salah satu konstruksi dinding yang terbuat dari besi beton bertulang yang dicor dengan menggunakan sistem modular. Dinding penahan ini biasa digunakan pada konstruksi bangunan bawah tanah (basement). Hal itu bertujuan untuk menopang dan menahan tanah agar tidak masuk ke area tersebut. Selain itu, tujuan lain diaphragm wall dibuat adalah untuk pengeringan air (dewatering).

4. Dinding penahan tanah kawat bronjong (Gabion Retaining Wall)

Dinding penahan tanah yang juga disebut sebagai tembok bronjong karena terbuat dari kawat bronjong yang berisi batu-batu belah dan disusun secara vertikal. Fungsi dari dinding ini selain untuk menahan tanah adalah sebagai sarana memudahkan air meresap ke dalam tanah.

5. Dinding penahan tanah sheet pile

Jenis dinding ini berfungsi sebagai bendungan air atau dam. Sesuai dengan fungsinya, dinding sheet pile dibangun di daerah pinggiran air. Material pembentuk dari dinding sheet pile adalah beton prategang. Dalam penerapannya, dinding ini biasanya dibangun sampai mencapai tanah keras.

6. Dinding penahan tanah blok beton (Beton Concrete)

Dinding penahan tanah yang dibuat dari susunan balok-balok beton dengan dilengkapi sistem pengunci antar blok supaya tidak mengalami pergeseran waktu pemasangan.

7. Dinding penahan tanah revetment

Dinding penahan tanah jenis ini berguna untuk melindungi dan memperkuat tanah dari terjangan aliran sungai atau ombak pantai.

8. Dinding penahan tanah contiguous pile dan soldier pile

Dinding penahan tanah jenis ini sama halnya dengan Diaphragm wall yaitu digunakan untuk konstruksi bawah tanah. Contigous pile dan soldier pile merupakan sebuah struktur bangunan dinding penahan tanah yang sama-sama dikombinasikan dengan rangkaian sistem bored pile dan bentonite cement pile dalam pembuatannya. Yang menjadi pembedanya adalah contiguous pile bersifat sementara dan kedap air sedangkan soldier pile tidak kedap terhadap air.

Bagaimana sahabat IBI sudah paham dengan jenis-jenis dinding beserta kegunaannya ? Jika kalian ingin membangun dinding penahan tanah, jangan lupa konsultasikan dengan para ahli ya sahabat IBI. Karena masing-masing dari jenis dinding tersebut mempunyai fungsi dan karekteristiknya masing-masing, sehingga tidak boleh dipasang dan dikerjakan secara sembarangan. Sekian penjelasan mengenai arti, fungsi, dan jenis-jenis dinding penahan tanah. Semoga bermanfaat.

 

Jual Baja Ringan IBI Truss

       Butuh material rangka atap untuk pembangunan rumah ? Percayakan pada produk IBI Truss. IBI Truss siap mensupport kebutuhan baja ringan anda . Untuk kualitas sudah tidak perlu diragukan lagi, selain anti karat dan anti rayap juga memiliki bobot yang ringan, Baja ringan IBI Truss tersedia dalam berbagai jenis ketebalan dan ukuran sesuai kebutuhan atap anda. Ada kanal, reng, spandek, genteng metal, genteng metal pasir, metal stud, u runner , bondeck, hingga berbagai macam aksesoris yang medukung pembangunan seperti baut, dynabolt dan lainnya. Yuk belanja baja ringan IBI Truss di outlet-outlet resmi kami. Tersebar di beberapa kota di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 087854844507