MENGENAL BANGUNAN BASEMENT

Mendengar kata “basement” pasti sudah tidak asing lagi ditelinga kan sahabat IBI ? Terlebih bagi kalian yang seringkali berkunjung ke pusat-pusat perbelanjaan maupun gedung-gedung bertingkat. Biasanya, kalian menemukan basement banyak sekali digunakan untuk tempat parkir. Basement sendiri diartikan sebagai sebuah ruangan yang dibangun dengan beberapa tingkat yang keseluruhan bangunannya berada di bawah permukaan tanah. Sebenarnya basement sendiri sudah ada sejak zaman dulu yang difungsikan sebagai tempat persembunyian. Namun seiring berkembangnya zaman, basement dibangun karena adanya keterbatasan lahan dan ruang terutama di kota-kota besar untuk memenuhi kebutuhan penambahan ruang. Selain dimanfaatkan untuk lahan parkir, basement mempunyai beberapa fungsi lain. Berikut adalah fungsi basement :

1. Untuk memperdalam kedalaman dasar dari pondasi yang bisa memberikan pengaruh pada kenaikan besaran daya dukung tanah.

2. Untuk memperbesar stabilitas konstruksi gedung terhadap gaya geser maupun gaya guling yang terjadi. Hal itu disebabkan, saat terjadinya penggalian tanah pada pembuatan basement, apabila berat tanah yang digali sebanding dengan nilai bangunan yang berada diatasnya, maka secara teoritis tidak akan terjadi penurunan bangunan.

3. Dapat dimanfaatkan sebagai tempat atau ruangan utilitas dari sebuah bangunan.

4. Digunakan menjadi area sistem pendistribusian listrik secara keseluruhan.

Berdasarkan fungsi-fungsi tersebut, pembangunan basement mempunyai beberapa tipe struktur. Berikut adalah penjelasannya :

1. Perlindungan Tangki (Tanked Protection) – Tipe A

Pada tipe ini, struktur tidak memiliki perlindungan integral untuk melawan penetrasi air tanah sehingga sangat bergantung pada lapisan membran rapat air. Bentukkonstruksiinisangat mumpuni tergantung dari sistem kedap air (waterproofing) yang digunakan, juga menghasilkan ketahanan yang tingggi dari pergerakan air tanah.

2. Perlindungan Integral Terstruktur (Structurally Integral Protection) – Tipe B

Pembangunan struktur membutuhkan struktur itu sendiri untuk dibangun sebagai kulit integral yang tahan air. Pembangunan beton yang dikuatkan tanpa adanya alternatif lain harus dirancang dengan pasti dan ketat untuk memastikan ketahanan airnya. Tanpa adanya tambahan membran yang terpisah, bentuk konstruksi ini bisa dikatakan tidak sama tahannya terhadap air dan pergerakan uap air seperti tipe A maupun tipe C.

3. Perlindungan dengan Pengaliran (Drained Protection) – Tipe C

Struktur yang menggabungkan rongga alir diantara struktur basement. Pada tipe struktur ini terdapat ketergantungan yang permanen pada rongga ini untuk mengumpulkan air tanah sepanjang palung rembesan struktur dan langsung meneruskan air tersebut ke pembuangan air dari drainase atau dengan pemompaan. Pembangunan tembok basement bagian luar harus mempunyai ketahanan yangcukup terhadap air untuk memastikan rongga air yang ada hanya mendapatkan limpahan air yang terkontrol. Apabila tidak, maka sistem rongga ini tidak bisa mengatasi air bah melewati batas limpahan air terutama selama kondisi badai maupun banjir.

Dari penjelasan tipe-tipe tersebut, sebelum memutuskan untuk membangun basement kalian harus mengetahui terlebih dahulu hal-hal penting tahapan dalam membangun basemant. Di bawah ini merupakan 3 hal penting yang harus diperhatikan sebelum membangun basement.

1. Metode konstruksi

Hal pertama yang harus dipikirkan secara matang adalah metode konstruksi yang akan digunakan untuk membangun basement. Metode konstruksi digunakan sebagai acuan untuk menjalankan pengelolaan proyek supaya mencapai hasil yang maksimal dan sesuai dengan yang diinginkan. Pada umumnya, tahapan metode konstruksi ditentukan oleh pihak pelaksana proyek beserta pihak-pihak yang terkait. Untuk menentukan metode konstruksi, pihak pelaksana harus mempertimbangkan semua aspek terkait seperti, peralatan, teknologi, lingkungan sekitar, tenaga kerja, dan lain-lain. Serta pembuatan metode konstruksi juga harus diperhitungkan dan direncanakan dengan jelas supaya tidak menimbulkan permasalahan.

2. Dinding penahan (retaining wall)

Pada pembangunan basement, dinding penahan wajib untuk digunakan. Tujuan dibangunnya dinding penahan (retaining wall) adalah untuk mencegah terjadinya keruntuhan saat berlangsung pengerjaan penggalian tanah untuk basement. Secara umum, banyak sekali jenis-jenis dinding penahan tanah. Namun yang paling sering digunakan untuk pembangunan basement adalah diaphragm wall. Untuk mengetahui penjelasan secara rinci tentang dinding penahan tanah (retaining wall) silahkan baca disini.

3. Dewatering

Pada pekerjaan penggalian tanah untuk basement, pasti akan menimbulkan adanya genangan air pada galian tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan sebuah sistem yang dinamakan dewatering. Sistem dewatering ini berguna untuk menjaga area galian dalam keadaan kering. Sistem ini nantinya akan mengendalikan air tanah supaya tidak mengganggu pengerjaan proyek konstruksi basement.

Demikian penjelasan mengenai basement dalam konstruksi bangunan. Apabila sahabat IBI ingin membangun sebuah basement dirumah, persiapkan dan konsultasikan terlebih dahulu secara matang dengan ahlinya. Dan jangan lupa, untuk pemilihan materialnya gunakan produk-produk dari IBI Truss ya sahabat IBI. Karena IBI Truss solusi tepat untuk kebutuhan material anda. Untuk informasi pemesanan silahkan hubungi layanan customer service kami di nomor 087854844507

 

 

Jual Baja Ringan IBI Truss

       Butuh material rangka atap untuk pembangunan rumah ? Percayakan pada produk IBI Truss. IBI Truss siap mensupport kebutuhan baja ringan anda . Untuk kualitas sudah tidak perlu diragukan lagi, selain anti karat dan anti rayap juga memiliki bobot yang ringan, Baja ringan IBI Truss tersedia dalam berbagai jenis ketebalan dan ukuran sesuai kebutuhan atap anda. Ada kanal, reng, spandek, genteng metal, genteng metal pasir, metal stud, u runner , bondeck, hingga berbagai macam aksesoris yang medukung pembangunan seperti baut, dynabolt dan lainnya. Yuk belanja baja ringan IBI Truss di outlet-outlet resmi kami. Tersebar di beberapa kota di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 087854844507