PENGERTIAN DENAH RUMAH DAN CARA MEMBUATNYA

Membangun sebuah rumah tidak lepas dari rancangan, ide, konsep, serta desain. Tak jarang kalian membutuhkan jasa seorang ahli untuk membantu mewjudukannya. Namun, kalian juga bisa lho untuk membuat rancangan rumah impian secara mandiri. Bagaimana caranya ? Simak penjelasannya dibawah ini.

Membuat sebuah rancangan rumah tidak hanya dilakukan oleh seorang arsitek maupun desain interior saja. Melainkan kalian juga bisa secara mandiri untuk membuat rancangan tersebut. Umumnya rancangan dasar tersebut disebut dengan denah rumah. Denah didefiniskan sebagai sebuah gambar sederhana yang berbentuk dua dimensi yang menunjukkan suatu tempat atau lokasi. Di dalam sebuah rumah, denah disebut juga floor plan yang berarti skala diagram suatu ruangan atau bangunan. Tujuan dari dibuatnya denah rumah adalah supaya menggambarkan seluruh bagian bangunan serta untuk memudahkan pelacakan lokasi ruangan dalam hunian . Di dalam gambar sebuah denah, terdiri dari ukuran bangunan, perabotan atau apa pun yang diperlukan untuk memenuhi rancangan. Sebelum membuat denah rumah yang diinginkan, kalian harus mengetahui terlebih dahulu mengenai karakteristik rumah yang ideal. Berikut adalah karekteristik rumah yang ideal :

a. Mempunyai tata ruang ideal dan pas

b. Mempunyai sirkulasi udara yang baik

c. Mempunyai ruang serbaguna dan fleksibel

d. Ukuran ruangan serta bangunan yang sesuai dengan jumlah penghuni rumah.

Berdasarkan karakteristik yang sudah disebutkan diatas, sahabat IBI pasti sudah mempunyai bayangan serta ide mengenai denah rumah yang akan dibuat kan ? Nah, untuk mempresentasikan bayangan tersebut sahabat IBI harus membuat sketsa denah rumah. Dibawah ini adalah tips membuat denah secara sederhana :

1. Pilihlah model rumah yang akan diinginkan.

Sebelum membuat denah rumah, langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah menentukan terlebih dahulu model rumah yang diinginkan. Dengan menentukan model rumah yang diinginkan, kalian bisa mendapatkan gambaran mengenai denah rumah yang akan dibuat. Misalnya, kalian memilih model rumah dengan satu lantai, maka desain denah rumah yang akan dibuat dapat digabung menjadi satu. Namun, apabila kalian memilih model rumah dengan 2 lantai, maka desain denah yang kalian buat haruslah terpisah antara lantai 1 dengan lantai 2.

2. Cari dan kumpulkan referensi maupun inspirasi denah rumah yang diinginkan.

Setelah mendapatkan model yang dinginkan, langkah selanjutnya adalah mencari referensi. Referensi ini bisa kalian dapatkan dari berbagai sumber seperti internet, majalah, hingga berkunjung ke pameran-pameran properti. Pelajari setiap referensi yang sudah kalian dapatkan. Dengan adanya referensi tersebut, dapat kalian jadikan sebagai inspirasi untuk membuat denah rumah.

3. Riset kebutuhan dari setiap ruangan.

Langkah selanjutnya adalah lakukan riset kebutuhan setiap ruangan. Menentukan riset pada setiap ruangan penting dilakukan supaya penempatan setiap ruangan tersebut sesuai dengan kebutuhan dasar. Untuk melakukannya, kalian bisa memulai dengan membuat daftar kegiatan yang dilakukan dirumah. Kemudian ruangan-ruangan apa yang akan dibutuhkan untuk menunjang kegiatan tersebut. Selain itu, kalian juga tidak boleh melupakan area- service (kamar mandi, dapur, dll) serta area tambahan lain.

4. Sesuaikan kebutuhan ruangan dengan luas tanah rumah.

Setelah mendapatkan kebutuhan setiap ruangan, tahap selanjutnya adalah tentukan denah rumah sesuai dengan luas tanah dan kebutuhan ruangan. Pastikan segala aktivitas dan ruangan selama di rumah didukung oleh denah rumah yang baik. Jangan sampai area kamar tidur dibuat dengan ukuran yang kecil hanya karena ingin menambahkan taman di area belakang rumah.

5. Tentukan jumlah ruang yang digunakan.

Dalam membuat denah rumah, kalian harus menentukan jumlah ruangan yang akan digunakan. Mulailah membuat daftar dari kamar tidur, dapur, ruang tamu, kamar mandi, dan lain-lain. Sesuaikan jumlah ruangan dengan kebutuhan yang digunakan. Karena setiap rumah yang dibangun mempunyai kebutuhan dan fungsi ruang yang berbeda masing-masing.

6. Menentukan zonasi atau penempatan ruangan.

Zonasi sendiri diartikan sebagai pengaturan tata letak ruangan sesuai dengan fungsi dan kebutuhannya. Kalian harus menentukan area mana yang termasuk dalam zona privat maupun publik agar tercipta kenyamanan saat beraktivitas. Selain itu, kalian harus memastikan semua zona tersebut tidak mengganggu satu sama lain supaya tetap berfungsi dengan benar dan tepat.

7. Mulai membuat sketsa denah dasar rumah.

Jika model, referensi, jumlah ruangan, dan penunjang lain sudah didapat tahap selanjutnya adalah mulai membuat denah dasar rumah. Gambar tersebut bisa dimulai dengan membuat garis-garis sederhana yang bertujuan untuk menggambarkan seperti apa denah nantinya supaya sesuai dengan skala yang diinginkan. Denah rumah ini merupakan denah yang mentah dan perlu diutak-atik lagi. Cara membuat denah dasar pun cukup mudah, yaitu dengan memainkan garis tebal dan tipis. Meskipun terlihat sederhana, denah rumah dasar berguna untuk memperoleh gambaran kasar bentuk rumah.

8. Berikan detail pada sketsa denah rumah yang dibuat.

Setelah denah dasar rumah sudah dibuat, langkah selanjutnya adalah kalian harus menambahkan detail-detail pada denah rumah. Detail denah rumah dapat berupa notasi, ukuran, hingga detail-detail arsitektural lainnya. Mulai dari ketebalan dinding, ketinggian lantai, simbol material, simbol bukaan, lambang jendela dan lain-lain. Apabila detail denah yang dibuat semakin lengkap, maka sketsa denah rumah akan semakin bagus sehingga rumah impian kalian dapat terwujud.

9. Evaluasi denah yang sudah dibuat.

Pada tahap ini kalian harus melakukan evaluasi pada gambar denah yang sudah kalian buat terutama pada detail dan ukuran yang dibuat. Cocokkan dan teliti kembali apakah denah tersebut sudah sesuai dan pas dengan yang diinginkan. Jika masih belum sesuai dan masih ada revisi, segera perbaiki sketsa denahnya.

10. Konsultasikan denah rumah yang sudah dibuat dengan para ahli.

Tahap terkahir dari membuat denah rumah adalah mengkonsultasikan denah rumah yang sudah kalian buat dengan ahlinya (arsitek). Konsultasikan apakah denah tersebut sudah cocok dengan kebutuhan dan kegiatan sehari-hari kalian. Atau, kalian juga bisa bertukan pikiran untuk mewujudkan rumah impian kalian.

Bagaimana sahabat IBI cukup mudah bukan ? Sudah siap untuk merancang rumah secara mandiri ? Jika sudah siap, untuk membangun rumahnya pastikan kalian menggunakan produk-produk IBI Truss. IBI Truss menyediakan kebutuhan material rangka atap hingga rangka plafon. Percayakan produk-produk material anda pada IBI Truss, karena IBI Truss siap mensupport kebutuhan anda. Untuk informasi mengenai pemesanan, silahkan hubungi layanan customer service kami di nomor 087854844507   

 

 

Jual Baja Ringan IBI Truss
       Butuh material rangka atap baja ringan serta rangka plafon untuk membangun rumah anda? Percayakan pada IBI Truss. IBI Truss siap mensupport kebutuhan material anda. Untuk kualitas sudah tidak perlu diragukan lagi, selain anti karat dan anti rayap juga memiliki bobot yang ringan, Baja ringan IBI Truss tersedia dalam berbagai jenis ketebalan dan ukuran sesuai kebutuhan atap anda. Ada kanalrengspandekgenteng metalgenteng metal pasir, metal stud, u runner , bondeck, hingga berbagai macam aksesoris yang medukung pembangunan seperti baut, dynabolt dan lainnya. Yuk belanja baja ringan IBI Truss di outlet-outlet resmi kami. Tersebar di beberapa kota di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 087854844507   .