MEMAHAMI BANGUNAN INDUSTRI BESERTA KARAKTERISTIK DAN KLASIFIKASINYA

Ketika mendengar kata industri, pasti kalian langsung berpikir mengenai sebuah lokasi dengan luas bangunan yang cukup besar secara keseluruhan serta mempunyai intensitas kegiatan yang tinggi setiap harinya. Selain hal tersebut, kalian pasti bertanya-tanya mengenai bentuk bangunan industri yang selalu luas dan dipenuhi dengan alat-alat yang canggih serta alat-alat berat. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan dibawah ini.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai definisi dari bangunan industri, alangkah baiknya mengetahui terlebih dahulu mengenai pengertian dari bangunan. Kata “bangunan” mengacu pada sebuah struktur beratap yang bersifat permanen maupun sementara, dimana semua orang bisa melakukan kegiatan maupun aktivitas didalamnya. Maka, bangunan industri adalah bangunan yang didirikan oleh pelaku industri untuk difungsikan sebagai kegiatan industri, seperti mengolah, memproduksi, serta menyimpan bahan-bahan produksi. Bangunan industri sendiri mempunyai dua ketegori yaitu tipe khusus dan tipe biasa.

1. Tipe khusus.

Bangunan industri yang terdiri dari ruangan kantor serta ruangan fungsional yang berfungsi sebagai tempat kegiatan internal seperti melakukan produksi utama yang menggunakan berbagai peralatan. Bangunan tipe khusus umumnya dibuat dari struktur baja, seperti bangunan pabrik baja sebagai tempat pembuatan mesin berat, industri kain, produksi mobil dan industri lainnya.

2. Tipe biasa.

Tipe bangunan yang mempunyai struktur atap sederhana dimana rangkanya terbuka dan membutuhkan bentang besar serta area yang jernih tanpa halangan. Tipe biasa ini dapat menghadirkan fleksibilitas dan fasilitas yang memadai dalam mengubah tata letak mesin produksi maupun pabrik tanpa perlu melakukan perubahan besar. Biasanya tipe ini berfungsi sebagai bengkel, gudang, pabrik, dan lain sebagainya.

Dari kategori tipe tersebut, setiap bangunan terutama bangunan industri mempunyai karakteristiknya sendiri. Dibawah ini merupakan beberapa karakteristik dari bangunan industri:

A. Lantai

Pada bangunan industri, jenis lantai yang digunakan berbeda-beda antar ruangan. Hal tersebut dikarenakan fungsi dari setiap ruangan tersebut berbeda-beda, sehingga pemilihan jenis lantainya pun harus disesuaikan. Pada bangunan industri, jenis lantai yang digunakan harus tahan terhadap abrasi, suhu, aksi asam, serta dampak yang ditimbulkan akibat kegiatan industri.

B. Sistem Atap

Dalam membangun atap bangunan industri harus mempertimbangkan beberapa hal seperti mempunyai ketahanan yang kuat, kedap air, tahan api, bisa mengisolasi, hemat dalam biaya perawatan, tidak mudah bocor, serta mempunyai tampilan yang menarik. Pada umumnya, material atap yang sering digunakan untuk membuat atap pada bangunan industri menggunakan lembaran atap bergelombang, asbes, galvanis, dan lembaran semen.

C. Pencahayaan

Membangun bangunan industri harus mempunyai sistem pencahayaan yang baik. Sistem pencahayaan yang baik mampu memberikan dampak positif terhadap suasana dan udara dalam bangunan . Untuk mendapatkan sistem pencahayaan yang baik, bisa didapatkan secara alami (sinar matahari langsung) maupun menggunakan cahaya lampu.

D. Ventilasi

Setiap bangunan yang berdiri pasti membutuhkan ventilasi. Ventilasi mempunyai peranan penting yaitu berfungsi untuk pertukaran udara supaya udara didalam bangunan terasa segar, serta untuk menghilangkan dan membersihkan debu dalam ruangan sehingga kualitas udara dalam ruangan akan bagus dan berdampak positif pada penghuninya. Untuk mendapatkan ventilasi yang baik pada bangunan industri, ada beberap alternatif yaitu menggunakan kipas atau secara alami.

Selain mempunyai karakteristiknya sendiri, bangunan industri juga mempunyai klasifikasinya masing-masing, karena tidak semua bangunan industri mempunyai fungsi yang sama. Berikut adalah klasifikasinya.

1. Bangunan manufaktur.

Merupakan suatu bangunan mengolah dan memproduksi barang mentah menjadi barang jadi. Bangunan manufaktur umumnya hanya menggunakan sebagian kecil bangunannya untuk difungsikan sebagai kantor, sedangkan untuk sisanya dipakai sebagai area atau tempat dilakukannya proses produksi. Bangunan manufaktur terbagi menjadi dua jenis, yaitu manufaktur berat dan manufaktur ringan.

a. Manufaktur Berat

Bangunan manufaktur berat berfungsi untuk memproduksi barang-barang berat seperti mobil, sepeda motor, dan barang berat lainnya. Bangunan manufaktur berat umumnya banyak berisi peralatan berat, menggunakan daya listrik yang tinggi, dan terdiri banyak ruangan pemuatan serta penyimpanan.

b. Manufaktur Ringan

Bangunan manufaktur ringan merupakan bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang-barang sebelum proses pendistribusian serta digunakan untuk merakit barang-barang yang lebih ringan, dengan menggunakan peralatan yang lebih portabel.

2. Bangunan penyimpanan dan distribusi

Bangunan ini merupakan tempat untuk penyimpanan barang-barang yang telah selesai diproduksi sebelum dikirim dan didistribusikan ke konsumen. Bangunan ini umumnya mempunyai ciri khas yaitu bangunan yang terdiri satu lantai dengan langit-langit yang tinggi serta dilengkapi dengan alat pemuatan. Pada klasifikasi bangunan ini, dibagi menjadi tiga yaitu gudang umum, gudang distribusi, dan terminal truk.

a. Gudang umum

Bangunan ini difungsikan sebagai tempat untuk menyimpan barang yang sudah diproduksi. Bangunan gudang umum dilengkapi dengan fasiltas pendingin ruangan untuk penyimpanan dan pintu yang terisolasi. Hal tersebut dikarenakan agar barang-barang yang disimpan di gudang umum bisa bertahan dalam jangka waktu lama.

b. Gudang distribusi

Bangunan ini paling sering dibangun dan didirikan di lokasi yang strategis seperti pusat kota supaya konsumen mudah untuk menjangkau serta mudah untuk melakukan pengiriman barang.

c. Terminal truk

Bangunan ini dipergunakan untuk tempat memindahkan barang-barang produksi dari satu truk ke truk lainnya.

3. Bangunan properti fleksibel

Bangunan ini merupakan bangunan yang hampir 30% digunakan sebagai kantor, sedangkan sisanya dimanfaatkan untuk area pelayanan lain sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Bangunan properti fleksibel terdiri dari bangunan penelitian dan pengembangan, pusat data, dan showroom.

a. Bangunan penelitian dan pengembangan

Sesuai dengan namanya, bangunan ini hanya digunakan untuk membuat produk baru dan meningkatkan produk yang sudah ada. Di tempat ini juga dibangun ruang khusus untuk meneliti dan menguji sebuah produk sebelum dipasarkan.

b. Pusat data

Tempat ini berfungsi untuk menyimpan berbagai macam peralatan yang digunakan untuk menyimpan data. Area ini dilengkapi dengan sistem keamanan yang sangat ketat.

c. Showroom

Bangunan ini difungsikan untuk menunjukkan maupun memamerkan produk-produk yang dijual oleh perusahaan.

Setiap hari, perkembangan dunia industri semakin pesat. Untuk merancang dan membangun bangunan indsutri tidaklah mudah. Pembangunan tersebut harus melewati beberapa riset dan dikerjakan oleh tenaga ahli yang berpengalaman. Sekian penjelasan mengenai bangunan industri beserta karakteristik dan klasifikasinya.

 

 

Jual Baja Ringan IBI Truss
       Butuh material rangka atap baja ringan serta rangka plafon untuk membangun rumah anda? Percayakan pada IBI Truss. IBI Truss siap mensupport kebutuhan material anda. Untuk kualitas sudah tidak perlu diragukan lagi, selain anti karat dan anti rayap juga memiliki bobot yang ringan, Baja ringan IBI Truss tersedia dalam berbagai jenis ketebalan dan ukuran sesuai kebutuhan atap anda. Ada kanalrengspandekgenteng metalgenteng metal pasir, metal stud, u runner , bondeck, hingga berbagai macam aksesoris yang medukung pembangunan seperti baut, dynabolt dan lainnya. Yuk belanja baja ringan IBI Truss di outlet-outlet resmi kami. Tersebar di beberapa kota di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 087854844507   .