Atap Zincalume Galvalum, dan Bedanya dengan Galvanis

Anda mungkin sering mendengar istilah atap zincalume atau biasa disebut dengan atap galvalume. Genteng dengan bahan utama baja besi /karbon yang dilapisi dengan kombinasi seng dan aluminium ini berbentuk lembaran dengan pemasangan menggunakan sekrup. Saat ini atap zincalume galvalum populer dipakai pada bangunan di perkotaan untuk desain atap rumah . Materialnya yang terbuat dari baja ringan menjadikan karakteristiknya yang ringan dan cenderung lentur sehingga mudah dibentuk. Selain itu, atap zincalume galvalum yang populer juga disebut sebagai atap aluminium ini, memiliki daya tahan yang kuat dan juga tahan korosi.Ketahanan atap zincalume galvalum ini hingga enam kali lebih lama dari lapisan galvanis biasa.

Kelebihan lain yang dimiliki atap zincalume galvalum yaitu terdapat banyak pilihan warna untuk desain atap rumah Anda. Atap zincalume galvalume memiliki lapisan resin jernih yang menjadikan permukaannya mudah dicat serta mencegah terjadinya goresan. Selain itu, atap zincalume galvalum juga memiliki permukaan mengkilat yang memberi keuntungan daya pantul cahaya dan panas yang tinggi. Daya tahan panasnya hingga 315o celcius tanpa mengalami perubahan warna pada permukaan atap. Dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya, harga atap zincalume galvalum lebih ekonomis dibandingkan jenis atap lainnya. 

Perbedaan Galvanis dan Zincalume Galvalum

Setelah mengetahui tentang atap zincalume galvalum, Anda mungkin bertanya-tanya apa bedanya galvalum dengan galvanis. Keduanya merupakan bahan pelapis namun dengan komposisi yang berbeda. Galvanis memiliki komposisi yang terdiri dari 97% zinc/seng dan + 1% aluminium dan sisa bahan lainnya mencapai 100%. Zinc berperan melindungi lembaran baja dari polutan yang dapat menyebabkan karat pada lembaran baja. Zinc akan diserang oleh polutan-polutan tersebut hingga habis barulah proses karat bermula. Proses pelapisan galvanis dilakukan dengan beberapa cara yaitu dengan elektro galvanis atau system penghantaran arus listrik atau hot dipped galvanise dengan pencelupan biasa. Untuk proses pencelupan galvanis, ada dua macamnya yaitu proses pencelupan konvensional dimana baja dicelupkan dalam cairan timah dan proses pencelupan continous hot dipped galvanizing dimana baja dicelupkan ke cairan timah yang dilakukan secara terus menerus. Lapisan zinc atau galvanis umumnya digunakan untuk rangka atap dengan menggunakan genteng beton atau keramik, sebab pada bagian nok diisi adukan semen. Sebab bahan galvanis tahan korosif pada adukan semen.

baca juga : Perbedaan Atap Aluminium Zinc Spandek dan Bondek

Sedangkan atap zincalume galvalum terbuat dari bahan baja besi dengan  komposisi lapisannya yaitu aluminium 55%, zinc 43.5% dan silicon 1.5%. Kandungan aluminium yang tinggi, menjadikan galvalum memiliki daya tahan karat yang lebih baik jika dibandingkan dengan lapisan galvanis. Namun, rentan terhadap semen. Hal ini disebabkan karena aluminium yang dikombinasikan dengan zinc menjadikan kedua bahan tersebut kuat, tahan karat dan juga lebih ringan jika dibandingkan dengan bahan galvanis.

Beli Atap zincalume Galvalum Ibi Truss

Anda sedang membutuhkan desain atap rumah yang elagan dan kuat? Ibi Trus menyediakan berbagai keperluan bangunan rumah Anda mulai dari hollow, reng, kanal, spandek, berbagai aksesoris dan juga   atap zincalume galvalum dengan harga yang terjangkau. Pilihan warna atap zincalume galvalume juga banyak dan menarik untuk desain atap rumah impian Anda. Atap zincalume galvalum kuat, tahan karat dan juga lebih ringan. Komposisi kimia yang dimiliki yaitu aluminium 55%. Zinc 42-44% dan silicon 1-5%. Pilih atap zincalume galvalume berkualitas SNI yang sudah terpercaya. JAngan percaya dengan barang tiruan.