Bagaimana Membedakan Baja Ringan Berkualitas Dengan Yang Biasa-Biasa Saja ?

             Jika diperhatikan secara kasat mata, tidak ada perbedaan secara fisik antara baja ringan berkualitas dengan yang biasa-biasa saja. Sebab, warnanya sekaligus tekstur tidak akan jauh beda secara umum.Namun,jika kita teliti memperhatikan dan meraba, pasti ada perbedaannya. Sebagai kontraktor dan toko bangunan yang sudah dipercaya masyarakat, pasti kita ingin menyuguhkan yang terbaik dan tidak ingin mengecewakan pelanggan. Dan tentunya yang ditawarkan adalah truss baja ringan yang sudah menyandang SNI, agar tidak beresiko tinggi yang membahayakan struktur bangunan atau bahkan truss baja ringan yang ditawarkan adalah yang jangka kekuatannya tidak pendek.Oleh karenanya, sebagai informasi dasar,berikut perbedaan baja ringan berkualitas dengan yang biasa-biasa saja. Agar tidak salah memilih dan menyesal kemudian:

1. Ketebalan baja ringan sangat tipis, yang beredar di Indonesia berkisar 0.40 sampai 1.00 mm BMT ( Base Metal Thickness ) , maka dari itu baja yang harus dipakai adalah baja mutu tinggi ( High Tension Steel ) , standar  mencapai G550 (550 adalah nilai tegangan tarikan) dan bersertifikasi laboratorium. Semakin kecil angkanya maka semakin kecil nilai tegangan tarikannya. Ini berarti semakin rendah ketahanan baja ringan dalam menopang beban. Saat ini IBI Truss sudah berstandar G550, sehingga sudah jelas keamanan tegangan tarikannya. Bahan yang digunakan juga sudah bersertifikat SNI.

2. Semakin besar / tebal Reng baja ringan & kanal C , semakin besar pula beban yang dapat ditanggung oleh rangka tersebut. Semakin kecil & tipis ukuran / dimensi kanal C, semakin kecil pula kesanggupan rangka untuk menanggung total beban penutup atap. Sehingga saat memutuskan memilih truss baja ringan, yang perlu ditanyakan adalah realitas ketebalannya. Namun, jika ketebalannya kurang dari standar, bisa dipastikan baja ringan tersebut berkualitas biasa saja dan harus dihindari untuk meminimalisir robohnya bangunan akibat tidak kuat menopang bahan bangunan diatasnya. Namun, tidak perlu khawatir lagi, reng dan kanal C milik IBI Truss bisa dipastikan dapat menanggung beban yang besar dengan pilihan ketebalan 0.60 mm, 0.75 mm, dan 1 mm.

3. Ketebalan lapisan anti korosi harus dipertimbangkan saat memilih baja ringan karena ketebalan ini berpengaruh pada kekuatan baja ringan dalam menopang beban. Lapisan galvalum tidak boleh kurang dari 150 gram/m2 sedangkan lapisan galvanis tidak boleh kurang dari 180 gram/m2. Jika membeli baja ringan yang lapisan anti korosinya kurang dari nilai tersebut maka resikonya baja ringan tersebut tidak bisa bertahan sesuai waktu yang diharapkan. Keunggulan IBI Truss yakni ketahan terhadap korosi lebih tinggi, tahan terhadap suhu tinggi, sehingga tahan lama dan tidak cepat kusam. Ditambah truss baja ringan IBI Truss merupakan roof truss design yang mudah mengikuti design atap yang diinginkan.

 

Beli atap baja ringan IBI Truss

Ibi Truss memproduksi berbagai truss baja ringan dengan kualitas terbaik. Ada kanal C baja ringan, reng baja ringan, spandek, hollow baja ringan, u-runner baja ringan, metal stude baja ringan, genteng metal, genteng metal berpasir serta rangka plafon galvalum. Berbagai kebutuhan truss baja ringan lainnya juga bisa Anda dapatkan dengan kualitas SNI. Harganya lebih hemat dan kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Jangan sampai tertipu dengan merk lain. Ibi Truss, roofing material system.  Segera hubungi 087854844507.